16/12/24

Setelah Beraktivitas

     Selesai kegiatan sekolah, Sera sudah tidak memiliki energi untuk melanjutkan kegiatan berikutnya. Sera berjalan dengan sempoyongan menyusuri lorong menuju ke arah kelasnya.

Sera membuka pintu dengan perlahan, lalu memasuki kelas itu. Sera terduduk lemas di dekat papan tulis. Meski tak ada seorang pun di kelas itu, Sera berusaha bersandar ke tembok.

Sekitar 3 menit kemudian, seseorang memasuki kelas. Ternyata itu Reval yang berniat mengambil sebotol air minum di mejanya. Ia menyadari bahwa Sera sedang kelelahan menjelang acara kegiatan sekolah.

"Air mineral kamu yang mana, Ra?" tanya Reval dengan penuh perhatian.

Sera terkejut, terdiam sejenak, lalu menjawab, "Ada di meja yang ketiga, Val. Botol warna biru." Tanpa menunggu, Reval langsung mengambil botol yang dimaksud dan menghampiri Sera. "Makasih, Val. Maaf jadi merepotkan," ucap Sera sambil menunduk. Ia membuka tutup botol dan meneguk airnya perlahan.

"Ra, kamu masih sanggup ikut kegiatan berikutnya?" tanya Reval dengan nada prihatin.

"Aku istirahat di sini lima menitan dulu, setelah itu bisa lanjut," jawab Sera, berusaha mengatur waktunya agar tidak terlalu lama beristirahat.

"Ya udah, aku lanjut kegiatannya ya."

"Oke."

13/07/24

When I Was at Miftahul Ulum

“manusia tanpa mimpi, telah hadir”


       Hari itu… mengalir begitu saja, saat aku tidak punya pilihan lagi,aku hanya melanjutkan seusai keadaanku saat itu. Apa maksudnya? Jadi kuputuskan untuk tes masuk ke SMPIT Miftahul Ulum, alumni yang dari SD juga banyak yang masuk situ, termasuk aku.


Saat ku melaksanakan tes “psikotes” itu, banyak muka yang familiar dan ada juga yang baru aku lihat. Respon pertamaku pada tes saat itu, “ya allah… ini kok susah yang (bikin pusing)”, dan juga hanya diberi waktu singkat. Namun, alhamdulillahnya aku dapat menyelesaikannya, meski ada beberapa yang bisa di bilang “jawab ngasal”.

    Selang waktu, di bulan juli aku mengikuti MOS(masa orientasi siswa). Dari situ aku mulai mengenal dengan yang lain–posisi saat ini lagi virtual Zoom. Dimulai dari guru-guru, seperti pak dian, bu yani, bu evi, pa reja, pa asep, bu erma, dan masih banyak yang belum ku bisa ku sebutkan semua disini.

Vocaloid - Kagamine Len