19/04/24

Halte Bus

        Di sore hari yang mendung, seorang lelaki sedang dalam perjalanan pulang ke rumah sebelum dia menyadari ada halte bus yang sepi. Lelaki itu melihat seseorang duduk dengan tenang di sana, ketika dia mendekat, lelaki itu melihat kehadiran seorang gadis, matanya tertuju ke bawah, sepertinya tersesat dalam pikirannya.

        Rasa ingin tahun muncul di dalam pikiran lelaki itu. Kemudian lelaki itu mendekatinya dengan tenang, "Apakah kamu baik-baik saja? Kenapa kamu disini sendirian?" Tanya lirih lelaki itu, menatap gadis di hadapannya.

        Gadis itu mendongak perlahan, terkejut oleh suara yang tidak terduga. "Maaf, aku… baik-baik saja, aku udah biasa sendiri", kata gadis itu, meskipun jawaban itu tidak meyakin kan lelaki itu, karena dia melihat bahwa mata sang gadis yang sembab.

        "Kamu yakin? Kamu baik-baik saja?" Lelaki itu bertanya sekali lagi. Gadis itu mulai menghela napas dan tatapannya kembali turun, melihat kedua kakinya, "saya hanya merasa… kesepian" Gadis itu, suaranya hampir tak terdengar, seperti suara bisikan. "Kamu mungkin berpikir bahwa yang aku bilang itu hanyalah omong kosong sekarang"

          Dengan empati di dalam hati lelaki itu, ia tersenyum, dan berkata "Aku ga berpikir demikian, aku paham. Satu hal yang kamu butuhkan adalah ditemani dan kamu bisa bicarakan apa yang kamu pikirkan. Ini bisa menjadi rahasia rahasia kita" Lelaki itu mulai duduk di sebelahnya, mata gadis itu tampak melembut saat lelaki itu berkata demikian.

    Perlahan-lahan mereka memulai percakapan yang cukup banyak dan panjang, lelaki itu mendengarkan cerita-cerita sang gadis serta memberikan beberapa nasihat. Sempat lelaki itu juga berbagi cerita, mendengarkan cerita dengan penuh kekhawatiran dari gadis itu.

        Sebuah senyuman mulai menghiasi bibi sang gadis, beban di hati nya terangkat saat bersama lelaki itu. Saat matahari mulai tak terlihat, lelaki itu tahu bahwa sudah waktunya untuk pulang. Gadis itu ikut menyadari lalu berkata "Makasih telah menemaniku, kamu bisa menemuiku di sini. Sampai bertemu lagi"  Sembari lelaki itu berjalan, gadis itu melambai-lambaikan tangannya.

        Beberapa hari kemudian, lelaki itu melewati jalan yang sama, saat ia melirik ke arah halte bus, gadis itu… tak terlihat lagi. Yang akhirnya,  hanya pada hari itu lah lelaki itu melihat sang gadis tersebut. 

Vocaloid - Kagamine Len