“manusia tanpa mimpi, telah hadir”
Hari itu… mengalir begitu saja, saat aku tidak punya pilihan lagi,aku hanya melanjutkan seusai keadaanku saat itu. Apa maksudnya? Jadi kuputuskan untuk tes masuk ke SMPIT Miftahul Ulum, alumni yang dari SD juga banyak yang masuk situ, termasuk aku.
Saat ku melaksanakan tes “psikotes” itu, banyak muka yang familiar dan ada juga yang baru aku lihat. Respon pertamaku pada tes saat itu, “ya allah… ini kok susah yang (bikin pusing)”, dan juga hanya diberi waktu singkat. Namun, alhamdulillahnya aku dapat menyelesaikannya, meski ada beberapa yang bisa di bilang “jawab ngasal”.
Selang waktu, di bulan juli aku mengikuti MOS(masa orientasi siswa). Dari situ aku mulai mengenal dengan yang lain–posisi saat ini lagi virtual Zoom. Dimulai dari guru-guru, seperti pak dian, bu yani, bu evi, pa reja, pa asep, bu erma, dan masih banyak yang belum ku bisa ku sebutkan semua disini.
Aku masuk di kelas 7 Badar, dan menjalani sebagai asgur(Asisten Guru) yaitu bu Ida yang mengajar seni budaya, itu karena kemauanku. Walas(wali kelas) ku bersama pak Dian yang ku sebut kan sebelumnya. Pak dian mengajar mapel INFORMATIKA, ilmu tentang komputer pastinya. Karena saat itu belum tatap muka, kebiasaanku yang suka tengkurap selama belajar (jangan dicontoh), membuatku gak fokus dan mengerti materi yang sedang diterangkan (termasuk semua mapel).
Setelah semua kujalani sampai mengikuti ujian akhir tahun, akhir aku masuk ke kelas 8. Saat itu semua murid sudah dinyatakan masuk 100%, tetapi tetap menjaga protokol kesehatan dan memakai masker. Semua murid di berkumpul ke lapangan basket untuk mengikuti upacara, dan pengumuman kelas bersama wali kelas nya, sesuai yang ku mau hehe, aku masuk kelas 8 khandaq, namun aku ga nyangka kalo wali kelas ku Pak Dian lagi, seperti canda biasa aku ngamuk, tapi bukan yang protes emang ga mau gitu, kalau pun sama pak dian lagi di dalam lubuk ku itu ga masalah.
Tidak hanya di OSIS aku juga lemah di pekerjaan, kayak seperti tugas kelompok, ada satu materi tentang pasar yang itu membuatku merasa tidak berguna, aku malah tidak membantu dalam pembuatan laporan yang diminta bu ria, dan hanya mengandalkan orang lain, aku ngerasa kurang puas dengan nilai rapor yang di beri. Bener-bener berharap aku ga ngulangin hal ini lagi.
Masa di kelas 8 tak lama lagi berakhir, saat pengambilan rapot aku mendapatkan peringkat pertama di kelas tapi peringkat 4 di angkatan, but aku sudah memberikan yang terbaik selama ujian, dan dari situ aku di beliin IPAD GEN 10. Memanfaatkannya sebaik mungkin adalah pilihan yang terbaik, ku pakai selama di kelas 9.
Masa kelas 9, ga nyangka banget udah sampai penghujung chapter.. dan perjuangan ku untuk mendapatkan nilai yang terbaik belum selesai sampai sini, berbagai macam kegiatan aku ikuti dan jalani dari open house, festival p5, dan hal lainnya. EH, sebelum aku masuk ke kelas 9 aku mengadakan kegiatan mos 2023-2024, menurutku itu seru, tapi ada malunya karena ga bisa public speaking.
Di naik kelas 9, aku masuk ke kelas 9 Mu’tah, dan wali kelasnya bersama pak Ubai, guru Matematika, yang kalo jelasin tiba-tiba aku paham penjelasannya, wajar karena pak Ubai ngajar langsung ke to the point nya hehe. Dan yang berarti udah ga sama pak Dian lagi, kadang kangen juga ya sama pak dian hehe, tapi dengan pak ubai juga gak kalah seru kok.
Inget aku ikut kegiatan MOS untuk adik kelas baru ku? yess aku bertemu Karin, anak nya seru dah, aku ga sadar kalo yang follow akun IG aku tuh dia, dan karin ngajak aku foto bareng, seneng sih, soalnya gada yang gitu sama aku hehe. Dan dari situ aku juga ajak dia main sepeda bareng, nonton bareng,dn hal random lainnya, dia juga suka cerita orang yang dia suka, aku senang dengarnya sih, icha juga ga beda jauh dengan kari sih haha.
Saat ASAM, ujian akhir semester maksudnya, aku telah menyelesaikannya dengan yang
terbaik. Dan aku cukup bangga dengan hasil nya, karena aku dapat peringkat pertama lagi di kelas tapi peringkat ke 3 di angkatan. Aku udah nebak siapa saja orang yang masuk 3 besar itu.
“akankah aku bebas dari genggamanmu?”
Jadi karena sudah sampai di penghujung chapter, aku mau cerita beberapa kegiatan dan kejadian sebelum lulus. Diawali dengan.. aku sudah menyelesaikan ASAJ, maksudnya ujian akhir tahun, dan aku kurang puas dengan nilai Matematikanya hehe, oh tapi-tapii, sebelum ujiann aku ikut kegiatan study tour untuk terakhir kalinya di SMP, ku yang lagi nulis ini masih nostalgia, gimana aku mendaki bukit, sampai hujan-hujanan,terus aku yang lupa bawa uang saku dan jam tangan karena telat masuk bis nya juga.
n yang ada di sana, ada produksi kopi, petani, dan juga produksi gula merah. Aku juga memainkan permainan tradisional di sana, dari enggrang, baling bambu, dan ada beberapa lagi yang ku lupa hehe. Terus juga ada kegiatan menanam padi dan menangkap ikan, juga diperlihatkan bajak sawah pakai kerbau.
Kegiatan itu tak lupa aku dokumentasikan sebagai buku study tour. Balik ke selesai ujian, ternyata masih ada yang harus ku selesaikan, sebagai tim film angkatan ku juga harus mengatur hal itu, dan harus jadi sebelum acara wisuda tiba, syukur anggota di tim film angkatan bisa diandalkan, aku senang hasilnya sesuai harapan, FYI syuting nya itu udah mulai dari awal semester 2 kelas 9. Tidak hanya tim film angkatan, ada tim lainnya yang terlibat, seperti tim charity, tim buku tahunan, tim pohon harapan, dan lainnya. Tim yang paling banyak terlibat itu tim Charity karena mereka sudah mulai dari awal semester. Mereka biasanya jualan untuk menambah uang kas.
Pelepasan telah selesai, maka angkatan ROFTWE telah dinyatakan bebas dari SMPIT Miftahul Ulum dan fokus untuk mencari sekolah berikutnya, ada juga yang sudah mendapatkan sekolah nya. Lalu di bulan Juni aku mengikuti kegiatan terakhir yaitu liburan ke jogja, sungguh menyenangkan rasanya sungguh, aku gak telat naik bus lagi dan perlengkapanku lengkap sesuai yang di list. Di Jogja aku pergi ke wisata candi prambanan, oh iya aku nginep di villa gituu terus pas tidur aku kedinginan hahaha, paginya aku ke tempat sawah karena aku ga milih untuk berenang.
Selain aku ke candi prambanan, aku pergi ke wisata lava tour, aku naik jeep tapi saat itu cuaca tiba-tiba hujan dan mulai dari situ aku langsung agak badmodd, oh iya di sana juga da sejarah gunung merapi yang meletus gitu. Malamnya aku makan mie yamin dan sekitar tengah malaman aku jalan-jalan ke malioboro, sekalian beli oleh oleh hehe, tapi ga banyak:(
Dari semua yang terjadi semasa ku SMP, aku cuman berharap yang terbaik untuk diriku selanjutnya. Bisa menjalan di jenjang berikutnya, tidak mengulangi kesalahan yang sama dan mencoba hal-hal baru yang masih belum aku ketahui. Tentu saja mulai belajar giat untuk mendapatkan nilai PTN yang terbaikk, lalu masuk kampus dan jurusan impian. Aku juga sungguh berterima kasih kepada diriku yang masih bertahan sampai sekarang, kadang suka turun.. kadang juga naik lagi hahaha..
Semoga impianmu tercapai yaa!!



